14
Dec
09

Apa yang harus disiapkan seorang ilmuwan wanita dalam melakukan presentasi?

Persiapan untuk Woman Scientists dalam melakukan presentasi ilmiah
Dyah Aryani Perwitasari, M.Si, Apt
Sebagai scientists (ilmuwan), sudah menjadi salah satu kewajiban kita untuk mempublikasikan hasil penelitian kita di forum ilmiah baik formal, informal dan dalam lingkup regional, nasional bahkan internasional. Ketrampilan untuk berkomunikasi dalam forum ilmiah memerlukan latihan, usaha dan kepercayaan diri.
Hal yang perlu dipersiapkan ketika kita sebagai woman scientists akan memulai presentasi ilmiah kita adalah:
1. Memahami tujuan presentasi kita. Sebelum memulai presentasi, perlu kita putuskan, apa yang perlu diingat oleh audiens kita setelah kita selesai presentasi. Sehingga dalam membuat visualisasi, lebih kita tekankan pada hal yang penting.
2. Memahami tipe audiens. Tipe audiens berbeda beda, ada yang merupakan pendengar yang baik sehingga paham akan hal yang kita presentasikan, ada juga audiens yang terkadang kehilangan konsentrasi sesaat selama mendengarkan, sehingga tidak bisa mengikuti presentasi dengan baik. Untuk mengatasi hal ini, maka kita bisa membuat visualisasi yang jelas dari pembicaraan kita, hanya inti permasalahan saja. Penjelasan inti permasalahan dilakukan dengan berbicara. Membuat grafik, tabel atau gambar membantu kita dalam membuat audiens untuk tetap konsentrasi dengan presentasi. Tidak semua audiens berasal dari bidang yang sama dengan bidang kita, sehingga visualisasi harus lebih membantu dalam presentasi. Di akhir presentasi, kesimpulan dari pembicaraan kita tetap ada dalam visualisasi untuk membantu audiens dalam forum pertanyaan.
3. Latihan presentasi di depan cermin dan di depan teman-teman dalam kelompok kecil sangat membantu kita dalam mengatur waktu presentasi. Latihan ini biasanya lebih susah daripada presentasi sebenarnya, karena dalam kelompok kecil, audiens sudah paham akan informasi yang akan kita berikan dibandingkan dengan presentasi sesungguhnya. Sehingga jenis pertanyaan yang akn diajukan juga berbeda.
4. Menulis hal yang akan kita jelaskan pada kartu kecil yang bisa digenggam oleh 1 tangan sangat membantu. Namun cara ini juga dilatih terlebih dahulu apakah akan membantu kita atau sebaliknya akan mengganggu penampilan kita dalam presentasi
5. Biasanya suara wanita cukup lembut terutama diawal dalam presentasi. Hindari hal ini karena dapat mengurangi perhatian audiens diawal presentasi. Volume suara akan terbantu dengan pengeras suara, sehingga kita tidak perlu berteriak, hanya memperjelas artikulasi dan intonasi saja. Kenalilah jenis pengeras suara yang akan dipakai dalam presentasi.
6. Carilah posisi presentasi yang tidak membelakangi penonton, meskipun kita harus menunjukkan sesuatu dalam power point. Alat bantu seperti pointer, sangat dibutuhkan dalam hal ini. Jangan membuat posisi kita terpaku pada satu tempat, perpindahan posisi akan membantu menarik perhatian audiens.
7. Menggunakan pakaian yang resmi dan tidak terlalu menggunakan warna yang menyolok karena akan mengalihkan perhatian dari audiens.
8. Jangan memulai presentasi dengan gurauan yang tidak berhubungan dengan materi presentasi atau ucapan terima kasih yang tidak perlu disampaikan terutama dalam forum internasional.
9. Lakukan kontak mata yang baik dengan penonton dan penekanan pada intonasi terutama ketika kita menekankan poin yang penting dalam presentasi kita
10. Kepercayaan diri merupakan kunci keberhasilan dari presentasi ilmiah. Kepercayaan diri ini bisa muncul dari suara dan intonasi pada saat presentasi.
11. Gugup (nervous) adalah hal yang wajar saat presentasi, gugup hanya muncul pada awal presentasi dan selanjutnya, jika kita sudah fokus pada presentasi, gugup akan hilang dengan sendirinya. Sebagian besar presentator, lebih percaya diri dan santai ketika menghadapi pertanyaan daripada pada saat presentasi.
12. Sesi menjawab pertanyaan merupakan hal yang penting , terutama ketika kita harus memahami maksud dari pertanyaan tersebut. Suatu kesalahan yang sering dilakukan oleh para presentator adalah, ketika menjawab dengan “Saya tidak tahu, Itu tidak penting, Seperti yang sudah saya katakan tadi”. Sebaiknya kita memberikan jawaban dalam bahasa yang lain jika kita belum bisa menjawab pertanyaan pada saat itu.
13. Penampilan kita dalam menanggapi pertanyaan tetap dipertahankan dalam sesi pertanyaan. Sebaiknya kita tetap menghormati audiens yang bertanya, meskipun menanyakan hal yang sangat mudah menurut kita sekalipun. Antusiasme dalam menjawab pertanyaan akan memberikan kesan tersendiri pada audiens. Antusiasme dalam menerima pertanyaan akan muncul dalam ekspresi wajah, kontak mata dengan penanya dan intonasi dalam menjawab.
14. Sering melakukan presentasi baik ilmiah, non ilmiah, dalam kelompok kecil dan besar dan dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia
15. Siapkan back-up dari power point kita dalam cd, memory clip atau peralatan lain.
Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh woman scientists dalam melakukan presentasi ilmiah. Selamat mencoba.


0 Responses to “Apa yang harus disiapkan seorang ilmuwan wanita dalam melakukan presentasi?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: