14
Jul
10

Singapura, Is it true?



Pada kunjungan keduaku kali ini, sudah aku niatkan untuk menjadi backpacker lagi. Aku ingin mengelilingi Singapura dengan mrt dan bis yang menurutku lebih murah. Alat transportasi ini aku pilih dengan pertimbangan budgetku yang limited untuk menghadiri ACCP 10 ini.
Persiapan sejak awal sudah aku lakukan dengan mempelajari peta MRT, sehingga paham jalur MRT, dari Changi-hotel-Changi, maupun ke tempat yang ingin aku kunjungi. Basically, prinsip kerja MRT sama dengan metro di Paris. Aku berasumsi, jika aku paham metro map Paris, mudah-mudahan aku bisa memahami peta MRT di Singapura easily. Alhamdulillah, aku dapat pinjaman kartu ez-link untuk bepergian dengan mrt dari teman, tinggal aku top up saja. So tips backpacker kali ini adalah sama dengan backpacker Paris, pelajari system mrt, beli tiket mrt dimana dan menggunakan tiketnya bagaimana. Ternyata cara beli tiket metro di Paris lebih mudah, jika tidak mau pakai mesin, bias ke loket dan beli dengan uang cash.
Di Singapura, beli tiket harus pakai mesin, soooo…jika tidak familiar, untuk pertama kali harus belajar dulu cara pakai mesinnya bagaimana. Bahasa di mesin menggunakan bahasa Inggris.
Alhamdulillah saat ini, aku dapat hotel di Orchad Road (Grand central hotel), yang menurut kabar-kabar merupakan shopping centre-nya Singapura. Ya memang benar, tempat belanja banyak di orchad road ini dari Singapura Plaza, Paragon (tempat belanja artis Indonesia) sampai Lucky Plaza. Tentu, aku gak belanja di Paragon yang notabene menjual barang bermerk dan menurut teman-teman lebih murah.
Sayang, aku tidak bias melihat apa kelebihan barang merk tersebut, selain lebih mahal,….wah dunia, kenapa masih ada orang yang membeli barang bermerek dengan harga selangit, sementara ada banyak orang yang membutuhkan perhatian kita. Paragon plaza tepat ada di depan rumah sakit Mount Elizabeth, jadi pas sudah, habis check up, shopping…untuk mereka yang berduit tentunya. Kata teman-teman, barang di Singapura murah murah, karena saat ini baru Singapura Sale, nevertheless…it did not work for me. Everything is expensive, dari internet yang 4 jam seharga 10 SGD, bahkan mencapai 10 SGD untuk 10 menit….huf2x……terrible. Well this is not my type..So Thank’s God, I am living in Indonesia, not in Singapura, not in Europe…but Thank’s God, that I can study abroad and get everything for Indonesia’s future.
Aku benar benar menikmati perjalanan ke Singapura kali ini, dengan materi konferensi yang luar biasa bagus, dan jalan2x ala backpacker-ku.
Suami sempat titip beli kamera dengan memberikan hrga Indonesia sebagai pembanding, setelah aku cari cari di Lucky Plaza, ternyata harganya lebih mahal (padahal sudah sale lho), sudah kuperhitungkan kembaliand pajak di bandara, tetap jatuhnya lebih mahal, dah gak jadi aja…..jatuhnya malah repot ngurusi pajak bandara dsb.

Malam terakhir di Singapura aku habiskan di pulau Sentosa. Lagi2x MRT menjadi pilihan utamaku.

Aku naik mrt sampai Harbour front, kemudian naik ke Lantai 3 Vivo City, memilih paket tour yang aku pengin ikuti. Saat itu aku pengin ke Song of the sea, 4D theater, Cine blast dan lebih dalam ingin mengetahui tentang sejarah Singapura. Total harga tiket dari 6 tempat yang ingin aku datangi adalah 62 SGD (mahal ya……).Gimana lagi, daripada untuk beli barang bermerek….
Setelah selesai beli tiket, aku masuk ke Sentosa express dengan ez-link dan aku berhenti di pemberhentian kedua atau imbiah. Nah disitulah aku mulai tour pilihanku sendiri. Enjoy memang, apalagi dengan 4 dimensi dan Cine blast, enak untuk bengok-bengok….
Antara 1 tempat dan tempat lain bisa dijalani dengan bus (gratis), ada blue line, red line dan yeloow line (misalnya dari imbiah ke siloso, etc). Jalurnya ada di tempat pemberhentian bus dan sangat mudah dipelajari. Dari Imbiah ke Beach station (untuk mencapai Song of the sea) aku pindah dengan bis blue line, kemudian jalan kaki untuk menuju Song of the sea.

Yang paling menyentuh hati adalah Song of the sea….nice, amazing, great….kombinasi antara seni dan teknologi yang luar biasa, disertai dengan permainan kembang api dan air yang menakjubkan. Suasananya sendu, gelap dan menyenangkan. Allahu akbar, Allah menciptakan orang-orang yang sangat kreatif…O ya aku ada rekaman live nya, untuk oleh-oleh melodia dan ridlo….

Hari terakhir ini aku akhiri sampai jam 10 pm. Sampai di hotel aku istirahat dan packing untuk pulang besok pagi.


4 Responses to “Singapura, Is it true?”


  1. July 22, 2010 at 9:53 am

    hm…., subhanallah…, isi blog ibu bagus2…^_^, terutama sy suka yg jalannya, he…., jalan2 plus dapat ilmu…, terus menulis ya bu…, biar qt dapat transferan ilmunya…

  2. October 15, 2010 at 2:58 pm

    Kapan2 saya ikut ke LN ya Bu…?? pingin ngrasain naik pesawat… hehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: