06
Mar
11

Fourth coming to Leiden

Colleagues,
Beberapa hari ini saya sudah stay lagi di Leiden.
Beberapa aktivitas sudah saya lakukan, termasuk belanja. Main ke tempat mabk Eva (ibu kos dulu).Sya berangkat dengan Lufthansa, agak capek memang, 2x transit, dan lewat proses imigrasi yang merepotkan. Memang harga Lufthansa agak miring, namun karena saya ambil ekonomi, jadi tidak bisa menikmati personal TV. Kayaknya terbang ke Leiden dengan Lufthansa mikir lagi deh, 14 jam, without personal TV..boring. mau buka ipad juga gak nyaman, sekarang jamannya tidak aman untuk buka buka ipad di sembarang tempat.

Aku tinggal di apartemen mahasiswa S3, beruntung memang, tempatnya enak bersama 2 temanku lainnya. Memang apartemen disitni beda dengan Indonesia, tidak bisa putri semua atau putra semua. Campur putra putri, it does not matter. Yang penting tetap menjaga posisinya masing masing.
Menarik, aku dateng ke rumah mbak Eva, naik bis no 43 dari Leiden centraal berhenti di van Duivervoordelaan….gitu deh. Aku mengeja dengan susah di depan sopir bis, akhirnya dia menyerah berusaha mendengarkan aku mengeja, sehingga aku diberi ongkos standar ke wassenaar, alhamdulillah……Kangen rasanya ketemu keluarganya yang menyenangkan, dan ilmunya mengenai semua kehidupan di Belanda yang suangattt bermanfaat. Pak John suaminya, masih saja seneng ngobrol, Dita tambah tinggi dan cantik, Dennise, momonganku tambah tinggi dan kosa katanya dalam bahasa belanda tambah banyak. Aku sudah gak bisa nangkap omongannya kali ini.
Pagi datang, kami cerita cerita, siang belanja untuk makan malam. Makan malamnya membuat sla. Aku diajari cara membuat sla pakai terong dan krai. Di Belanda ada Krai….He3x.. so strange ya.
Gini caranya: krai dan terong dipotong kecil kecil, dicampur olive oil, salt, pepper, onion, mix them. Lalu dibakar….baunya enak. Setelah setengah matang ditambah lagi olive oil, salt dan pepper biar tambah lekker. Sebelumnya ditambah irisan tomat dan bawang merah mentah, juga daun sla. Mix, jadi deh. Dimaem pakai kentang kupas yang direbus pakai salt, pepper and onion. Lekkkkkkkkeeeeerrrrrrr
Coba ah besok di rumah.
Malemnya dianter Pak John ke apartement. Alhamdulillah, ngirit ongkos bis lagi deh.
Pak John tanya, mau liburan kemana kali ini, aku belum ada rencana.
Dia merekomendasikan ke barcelona….kupikir boleh juga. Ntar deh, disusun bareng dengan teman teman.
Nice experience
bests
dyah


2 Responses to “Fourth coming to Leiden”


  1. 1 Ria
    April 6, 2011 at 1:17 pm

    Mom, ngomongnya di sana tetep pakai bahasa inggris?
    Atau juga bahasa belanda?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: