19
May
14

Perjalanan Hati–Bagaimana jika Gagal?–> 9 kebiasaan emas

Weekend pada minggu terakhir bulan Mei 2014 saya sempatkan untuk membaca bacaan ringan. Satu majalah mengenai Islam yang menjadi jalan hidup menjadi pilihan bacaan dan saya akan rangkum untuk memudahkan mengingat.
Kegagalan merupakan suatu kenyataan tidak enak yang harus dihadapi setiap orang. Setiap orang pasti pernah gagal baik dalam perkara kecil maupun besar. Namun sebagai muslm, apa sebaiknya yang kita lakukan jika kita gagal?
1. Segera bangkit dari kegagalan dan menyikapi kegagalan dari sisi positif. Hal ini akan lebih bermanfaat daripada merasa putus asa akibat kegagalan
2. Tidak menyalahkan orang lain atas kegagalan kita, karena jika sampai terjadi hal tersebut berarti kita sulit menerima kegagalan dan kita tidak bisa berbenah untuk bangkit dari kegagalan.
3. Berhenti mencari alasan yang membuat kita merasa wajar jika gagal. Sikap ini juga membuat kuta tidak mau instropeksi dan membangun strategi lain yang lebih baik.
Mudah mudahan dengan 3 sikap tersebut, kita menjadi manusia yang lebih baik.

Ada 9 kebiasaan emas yang perlu dilakukan muslim untuk menjadi manusia yang lebih baik;
1. shalat wajib di awal waktu dan berjamaah, sholat sunah mulai dilaksanakan
2. Membiasakan pasa sunnah 3 hari sebulan
3. Melaksanakan ZIS
4. Tadarrus Al Quran : 1 juz/hari
5. membiasakan adab islami dalam setiap aktivitas
6. Membaca 1 jam/minggu
7. Menghadiri pengajian 1x/minggu
8. Berjamah dan berorganisasi
9. Berpikiran positif

Ada hal menarik lagi, yang ingin saya share disini terkait dengan Adab muslim jika berada di jalan. Menngingat jalan di Yogya yang saat ini sudah mulai macet, diisi oleh berbagai alat transportasi.
Adab di jalan yang sebaiknya dilakukan oleh muslim adalah;
1. Menundukkan pandangan jika melihat hal yang tidak baik dijumpai di jalan, misalnya aurat.
2. Menyingkirkan halangan di jalan, termasuk menghindarkan diri menjadi penghalan di jalan, misalnya mempunyai hajat dan menggunakan sebagian jalan untuk mendirikan tenda, parkir kendaraan sembarangan, mengambil hak kendaraan orang lain untuk menunggu di traffic light
3. Menjawab salam
4. Mencegah kemungkaran, seperti: mencegah kemungkaran dengan tangan (Contoh: melihat kasus pencopetan dan menangkap copet), mencegah kemungkaran dengan lisan (mencegah copet dengan teriakan), mencegah kemungkaran dengan hati (hanya mencegah copet dalam hati saja). Hal yang terakhir ini termasuk selemah lemahnya iman.
5. Menunjukkan jalan bagi orang yang bertanya
6. Tidak membuang hajat di jalan.

Demikian share bacaan ringan mengenai perjalanan hati muslim..
Semoga bermanfaat
Dyah


0 Responses to “Perjalanan Hati–Bagaimana jika Gagal?–> 9 kebiasaan emas”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: